Friday, 8 August 2008

August Reviews #2 : Malam Midoda - Reni

Kamis, 07 Agustus 2008

Hari ini Tante Han dan Inyo ( satu paket as always ) tiba dari Jakarta. Aku, mama dan Tasya yang jemput kebandara. Tasya seneng sekali tiap kali ketemu Inyo. Ada yang nemenin maen nanti. Padahal Tante Yanik udah diutus buat njemput, tapi tante Han pengen kerumah dulu katanya. Kangen sama adek Tasya. Jadi akhirnya mutusin kita yang jemput, kebetulan kan rumahnya paling deket sama erpot.

Aaah... adek Tasya dapat kado lagi dari tante Han. Laptop warna pink. Sebenarnya udah punya sih, tapi warna biru. Tapi yang ini lebih bagus, mirip laptop beneran ( emang beda ya buatan istri pejabat, kikikiki... *hush !* ). " Makaciiii.... " katanya. Abis tuh dah sibuk lagi main sama Inyo.

Gak ada kesibukan berarti sepanjang siang yang kami lewati dirumah. Makan, ngobrol, makan lagi, kenyang, trus tiduran, ngelembruk, lumah lumah, lung gulung dan menanti malam tiba untuk segera menghadiri acara Midodareni Anggraeni di DK 21.

Malam pun tiba. Kami berangkat selepas magrib. Udah ramai disana. Begitu tiba langsung kekamar calon manten. Aduuuuuh.... cantik bener si Anggie. Dari ujung rambut sampe ujung kaki. Sampe kagum kagum ( baca : ngowoh ) aku ngeliatnya. Meski umurnya sebaya dengan aku, tapi penampakan sungguh beda. Kulit putih mulus, tubuh tinggi semampai, wajah cantik dan bersih, kuku yang rapi dan lentik menunjukkan kalo si model ini rajin ke salon. Meling meling. Nah aku, boro boro nyalon, spa, en meni pedi, potong rambut aja jarang ( Keciaaaaan deh lu... :P ). Kusem. Hiks, kapan kapan, pengen deh punya penampakan sepeti itu. Bodi langsing sih udah ada ( langsing ? kurus kale.. ) tinggal ujung rambut sampe ujung kaki yang perlu digosok, diamplas bisa kali. Tapi kalo warna kulit kyaknya ga bisa diapa apain deh *no hope*. Dah dari sononya pekat gini :D *pasrah*


Ning Anggraini 'Tweety" dadi Manten

Setelah acara intip intipan calon manten en makan makan sampe kenyang, tiba giliran acara nyanyi nyanyi. Cak Irsan, calon manten laki sempet mainin sebuah lagu ( ga ngerti judulnya apa soale aku ini kuper banget sama lagu lagum, kata mbak O judule Heaven Knows lagu orang patah hati *nah lo?*). Uuuuu.... so sweeeet !!! *teringat suamiku yang jaman pacaran dulu sering mainin piano buat aku sampe klepek klepek dibuatnya, dan belakangan ketauan klo suka minta diajarin mbak O dulu sebelum melakukan rayuan maut yang juga dilancarkan kepacar pacarnya dulu. Sekarang klo diminta mainin piano buat aku, duh susahnya bukan main. " Opoooo ae dek ? " jawaban singkat, jelas dan padat sambil ngloyor meninggalkan podium kayak bebek nyemplung kali. Masden bangeut gitu... Kalo dah gitu biasanya aku cuma manyun 10 senti* Kwek kwek kwek kwek ( 'kesian de loe' versi mbak O )


Cak San ' Orange Band '

Tauk deh kenapa kok aku ini yang bersuara cempreng nan fales jadi langganan kena todong nyanyi. Rasanya pengen kabur ajah. Maluuuuu...... Dan ga tau kenapa, selalu tak bisa menolak ( alesan, padahal emang pengen nyanyi ;P )

Baru naek panggung, dah diledekin kangen band ( maksudnya ??? ) sama Erwin aka Sruwin aka Maswe aka Buswe. Dah gitu si Bagus yang mainin keyboard juga ngeledek dengan masukin intro lagu dangdut, DOI, campur sari en whatsoever ... huhuhu rasanya pengen ngumpet ajah deeeh :( Jadilah malem itu, aku nyanyiin lagu Tonight I Celebrate My Love dengan irama yang membosankan bikin ngantuk, fales, lupa lirik, en nerves ga karuan. Oya, satu lagi sebutan buat aku. Mbak Krawu a ka Mbak Gresik. Bagus yang suka manggil gitu. Catet deh...

Ya, kami melewati malam itu dengan santai namun sangat menyenangkan, seperti biasanya saat kami sedang berkumpul. Sejenak semua cucian menggunung, dan seterikaan menumpuk terlupakan. Lantai kotor yang harus segera disapu dan dipel juga tak terlintas dalam ingatan sama sekali. Bahkan tamanku yang lupa kusiram seminggu semakin hilang dari ingatan, seiring dengan senengnya aku bersama mereka. Mumpung. Jarang banget bisa kumpul kayak gini.


Selorejo 31 Crew yang gak jangkep

Malem itu pulang sekitar jam 10 malam. Capek bangeeeet.... Pengen cepet cepet tidur. Masuk rumah, teringat lagi sama setrikaan numpuk, cucian segunung, lantai kotor yang minta disapu en dipel en tanamanku yang udah seminggu ga disiram. Besok harus bangun pagi pagi sekali karena jam 6 pagi sudah harus tiba di DK 21, di akad nikah Anggie. Besok akan menjadi hari yang tak terlupakan bagi Anggie. Sebuah awal menuju babak baru kehidupannya...

*oooh, kasurku, bantalku, gulingku, en 'guling'ku satunya yang suka ngentut en ngorok...* malem itu aku tidur nyenyaaaak sekali.... zzzzzzz....

August Reviews #1 : PoiBean Arrival and Their Wedding Anniversary !

Bulan Agustus ini lagi banyak event keluarga. Mumpung ada waktu kosong, mo laporan dulu ah ! Padahal lebih enak tidur, tapi posting jauuuuh lebih menarik :) Dasar kutu blog !

Dulur, iki lho laporane...

Tepatnya rabu kemaren, 6 Agustus 2008, mbak Poppy ( selanjutnya aku sebut mbak O ) dan Abang Hendri ( selanjutnya kusebut Abang ) suaminya, tiba di Surabaya. Setelah tepat dua tahun tidak berjumpa, rasanya kangen banget. Secara aku dan mbak O dah kayak temen ( iyo tah ? ) selama kurleb setaon sebelum akhirnya diboyong Abang ke Pekanbaru.

Meskipun lelah setelah mereka menempuh perjalanan hampir 4 jam antara Pekanbaru - Surabaya, senyum tetap mengembang lebar diantara keduanya. Waktu itu mereka sama sama mengenakan kaos bewarna merah dengan gambar yang sama cuma beda ukuran, menandakan kekompakan ( baca : mesrah ) keduanya. Ah jadi ngiri. Soalnya aku yakin banget suamiku, mas nya mbak O yang cuek kayak bebek baru betelor ga mungkin mau diajak pake baju kembaran gitu. Sudah pasti.

Hari itu tepat dua tahun usia pernikahan mereka. Jadi aku dan mama menyiapkan sebuah kejutan. Bukan kejutan besar sih. Hanya menyediakan cake dan skutel untuk dimakan bersama sama. Jadi malam sebelum kedatangan mereka, aku sibuk membuat ( lagi lagi ) Opera Cake. Ga besar kok. Cuma 15 x 15 cm. Dan pagi keesokan harinya, aku juga membuat sepinggan Macaroni Schutel sebagai tambahan.

Jadi begitu mereka tiba dirumah, setelah sejenak beristirahat dan berbincang melepas kerinduan, sebelum dikasi kejutan ternyata mereka juga menyiapkan kejutan. Kejutan buat Tasya. Mereka telah menyiapkan empat buah kado untuk Tasya, sebagai hadiah ulang tahun Tasya beberapa waktu lalu.


" Masak - masaaak...!!! "

Tasya sudah tentu senang bukan main menerima kado kado itu. Dia sangat bersemangat dan tidak sabar untuk membuka, tepatnya merobek, bungkusan kado kado itu. Ada beberapa buku mewarnai, crayon 48 warna yang diidam idamkan Tasya, meski aku ga yakin apa dia udah bisa makenya, replika dapur dapuran, mainan peralatan dapur, dan satu set cat warna deco. Dia begitu ceria, tertawa, memandang satu satu hadiahnya dengan mata berbinar binar dan tergelak tiap kali memainkan mainan barunya.

Setelah itu, barulah cake yang udah kupersiapkan dikeluarkan dari persembunyian.


Made by Love for Lovers :)
An Opera Cake and Macaroni Schutel


Macaroni Schutel
Sisa skutel keesokan harinya... habis untuk sarapan

" Met Ulang Taoooon... !!! " serempak, aku, mama, dan Tasya ngucapin met ultah. Cipika cipiki. Nyanyi. Potong kue. Makan makan. Kenyang.

Ternyata Abang suka sama cakenya. Syukurlah. Soalnya dari awal bikin cake itu agak ragu ragu takut Abang ga suka yang manis manis. Mbak O juga suka, meski lebih tertarik pada skutel.


Pinjem kaos merahnya dunks ;)

Hari menjelang senja, dan acara temu kangen pun usai. Selanjutnya kami bersiap siap untuk ke DK 24 rumah Pakde Hari. Mbak O dan Abang pengen jenguk mbak Irma. Sekitar dua jam kami disana. Kemudian pulang dan tiba dirumah sekitar jam 10 malam. Lumayan capek hari itu. Malam itu kami segera beristirahat, mengembalikan energi yang terkuras dan bersiap untuk menanti esok hari yang lebih seru... karena Tante Han dan Inyo akan datang dari Jakarta dan menginap dirumah.

Happy Wedding Anniversary
Hendri and Poppy
6 August 2008
Semoga awet, langgeng, rukun, dan harmonis sampe tua
Dan semoga Allah melimpahkan Rahmat, Rejeki, dan Barokah selalu
Amiiieeen

Salam Kompak !

( poto2 nya nunut kamerane mbak O )

Friday, 1 August 2008

Mendadak Piknik #2 ( More Photos )

Melanjutkan visualisasi dari posting sebelumnya, ini beberapa foto yang aku bawa dari ritual piknik dadakan ke Wisata Bahari Lamongan.

( Untuk mengurangi beban loading, maka foto foto ini terpaksa aku pajang dalam ukuran kecil )

Please Enjoy...

Wisata Bahari Lamongan Wisata Bahari Lamongan
Menara Sustacal                                                                   Almost Sunset


Wisata Bahari Lamongan Wisata Bahari Lamongan
Langit Lamongan                                Rumput Liarnya

Wisata Bahari Lamongan
Wisata Bahari Lamongan
Gapura Deket Anjungan Wali     Sunset Sillhouette 

Menara Sustacal ( bagiku lebih mirip mercusuar ) terletak ditepian laut berhadapan dengan batu kodok yang menjadi mascot pantai ini. Sebenarnya aku juga memotret batu kodoknya, tapi hasilnya buram sekali jadi malu ah kalau dipajang. Oya, batu kodoknya sendiri berada persis dibawah roller coaster. Bentuknya ya memang menyerupai kodok. Itulah mengapa kawasan ini dikenal dengan sebutan Tanjung Kodok.

Menara ini adalah sudut paling menarik selama penjelajahanku disini. Viewnya, landscapenya, pagar besinya, pohon kelapanya... Sebuah kesatuan yang sempurna !

Foto kedua ( Almost Sunset ) aku ambil di terusan menara Sustacal ini. Romantis banget... Foto paling akhir ( Sunset Sillhouette ) juga aku ambil dengan Menara Sustacal sebagai backgroundnya ( background ? ) Aku suka pohon rendah yang berada disebelahnya. Mereka tampak harmonis. Piknik yang sangat berkesan...

I wish someday bisa kesini lagi. Saat itu, aku harap, sudah membawa sebuah DSLR untuk mengabadikan mereka. See you then.