Monday, 16 February 2009

Tasya Ikut Lomba Fashion Show

Weks, serius bener judulnya !

Hehe, sabtu kemarin ( 14 Feb 09 ) adek Tatay ikut lomba fesyen show dalam rangka HUT TK Mutiara Bangsa yang ke - 5. Mbok-e ini bingung mo dipakein baju apa, ya wis seadanya aja. Katanya mo pake baju peri pake sayap en bawa tongkat. Ya ya ya, mbok-e ikut aja deh.

Photobucket

Taraaaaa, hari itu adek Tatay jadi ibu peri yang lemah lembut tomboy. Hihihi, gimana gak tomboy, masa ibu peri pake sepatu boots ??

Photobucket

Alhamdulillah, adek Tatay dapet juara harapan satu. Kata jurinya, beberapa poin yang dinilai adalah keserasian, dan keberanian. Keberanian sih oke oke aja, lha keserasian ?? Hehehe, jurinya bingung kali, baju peri kok pake sepatu boots.

Dasar mbok gak pinter pinter !

*photography by Mboke Tasya

Tuesday, 10 February 2009

PMM's Show At TRS Surabaya





Minggu kemarin diajak papa show di TRS Surabaya. Huwehehehehe.... daku seneng buanget gitu loh. Soale dah berapa kali minta ikut nemenin di show show kemaren gak pernah boleh. Ya eyalah, soale klo mo ikut, artinya harus ngajak si Unyil. Tapi berhubung si Unyil dah ada Apu-sitter yang njagain dirumah, so daku langsung cabut nggandeng papa ke shownya malam itu. Cihuyy !



Berbekal kamera, tripod ( yang gak jadi dipake ) en senampan Makaroni Skutel buat potluck, kami pergi menyusuri jalanan Surabaya yang basah abis kena ujan dari pagi. Sampe disana masih jam setengah enam. Menurut jadwal papa naik panggung jam delapan malem. Ya sut, aku poto poto dulu buat test run sembari mengenal stage. Yang manggung saat itu ya peserta festival. Rock maaan ! Weleh, iki band opo to yo ? Nyanyi kok ngorok ngorok. Ada lagi, yang nyanyi kayak orang kesurupan. Kuping sampe budeg.



Bukan Indonesia namanya klo gak pake acara telat. Beneran aja deh, papa baru naik panggung jam 10 malam. Ohya, dalam rangka apa nih show ? Hehe, jadi guest star di acara itu, bareng sama 4 band tamu lainnya. Semua band rock en metal. Ya eyalaaah, namanya juga festival musik rock.

SHAGA 2

Acara baru selese jam 11 malem, en kita baru cabut skitar jam setengah dua belas malam. Lapeeerrr... untung dikasi makan. Sekotak nasi campur yang kami nikmati berdua di mobil dalam perjalanan pulang.

*****

Related links : SHAGA : Live Show in ROCKVOLUTION Festival - Surabaya

Wednesday, 4 February 2009

Mbah, Putu, en Sepeda Anyar

Dulur, iki ceritane onok mbak sing muring muring polae ra iso nangdi ndi mergo sepeda kutrik listrik sing biasane digawe ngider, rusak ra kene di-nggoh.

Sak jek teko soko PKU, langsung nggletak mergo loro watuk. Padahal mlaku mlaku karo putu is wajib bagi embah. Wektu awake mbah rodok seger, langsung protes njaluk ngejak putune uklam uklam ngider nang sekitaran bumi rungkut damai. " Lha piye, wong ra nduwe speda ? "
*apu nge-rap mode on*

Tapi saiki mbah wis iso ngguyu mergo wis ditukokno nak dok sepeda pancal anyar sing bakalane digawe riwa riwi karo ngejak putune. * Suwon yo mbak OOoo ... *

" Jok kate ngganggu putuku, opo tak uber numpak speda ! " jare si mbah numpak sepeda anyar.....

Pakde - Suroboyo 2009

Friday, 2 January 2009

Happy Birthday Aldio !

Tanggal 28 Desember kemarin, kami mengadakan sebuah perayaan kecil dalam rangka hari jadi adik tersayang, Aldio, yang ketiga belas. Bertepatan dengan long weekend mulai tanggal 27 - 29 Desember 2008, maka kami dan pasukan 21 datang ke Malang, khusus untuk menghadiri acara tersebut. Sayang, pasukan 24 tidak dapat hadir karena harus menghadiri undangan pernikahan di Kediri. Tapi mereka sudah ke Malang dan pulang lebih awal dari kami, untuk menggantikan ketidak hadiran mereka saat itu.

Tapi, meskipun minim anggota, suasana tetap meriah. Apalagi pasukan Rungkut yang sudah dinanti nanti hadir *lebay*. Selebnya nih ceritanya, hehehe... Padahal yang dinanti adalah anggota paling mungil yang makin hari makin mungil *Mae: hiks*.

Kami tiba di S31 tepat pukul 12 siang. Setelah melalui perjalanan panjang Surabay - Malang yang menempuh waktu hampir 2x lipat waktu perjalan normal. Acara sendiri baru diadakan pada malam harinya. Tepatnya sekitar pukul 19.00, bertempat disebuah resto baru diseputaran Kota Batu, Ba-Be Restotainment.

Diliputi cahaya remang remang, alunan penyanyi bersuara merdu yang mengalunkan musik jazz, dan udara sejuk yang lembut membelai kulit, kami menempati sebuah two-become-one dining table, dan duduk melingkar didepannya. Suasana belum terlalu ramai saat itu. Hanya terlihat sepasang muda mudi yang sedang menikmati makan malamnya diseberang meja kami, juga sebuah keluarga besar, yang tampaknya juga sedang merayakan ulang tahun salah satu anggota keluarganya.

Tak lama kemudian, datang seorang pemuda berseragam hitam hitam membawakan beberapa lembar buku menu. Kami sibuk membolak balik menu, memesan ini itu, sementara si pelayan pria tersebut sibuk mencatat pesanan kami dibuku catatan kecil ditangannya.

" I'm starving ! " kataku. Kalau sudah begini konsentrasi menurun. Jangan suruh lihat menu karena pasti bakal tidak konsen. Terserah mo pesan apa aja yang penting bisa dimakan. " Milk shake ! Coklat ! " Minuman itupun kupesan tanpa banyak berfikir, saat pemuda itu menanyakan minuman apa yang akan kupesan.

Sekitar 30 menit, minuman yang kami pesan -kecuali punyaku- diantar satu persatu ke meja kami. Beberapa saat kemudian, kami memulai acar tiup-potong kue ulang tahun. Kami menyanyikan lagu ulang tahun diiringi permainan keyboard si tukang musik. Diam diam ada yang menyusun sebuah rencana. Siapa ? Siapa lagi kalo bukan Pak Totot The Trouble Maker. Lagi asik asiknya nyanyi dan tiup lilin, secolek butter cream dari kue mendarat di pipi dek Dio. Berhubung lagi ulang tahun, jadi dek Dio senyum senyum aja. Coba kalo dirumah, dah kejar kejaran kali.

Photobucket
Aldio 13 tahun...

Saatnya potong kue. Black Forrest Mini yang sudah kulirik dari tadi, akhirnya dipotong juga ! Lumayan buat mengganjal perutku yang kelaparan ini. Potongan pertama diberikan kepada Om Kris, berikutnya pada Mami Uchiq, dan selanjutnya pada Pak Totot. Pada yang terakhir ini, dek Dio menyerahkan kuenya dengan jarak jauh, dengan pandangan penuh curiga, kami tertawa melihat tingkahnya itu. Dan Pak Totot tertawa penuh kemenangan.

Photobucket

Photobucket
Pak Totot beraksi...

30 menit sudah berlalu sejak acara potong kue, dan milk shakeku masih belum diantar *seret*. Menu pembuka kami malam itu, adalah sup asparagus kepiting yang lumayan menghangatkan kami diruangan semi outdoor itu. Suasana resto pun semakin ramai, dengan kehadiran pengunjung pengunjung lain yang kebayakan datang bersama keluarga. Akhirnya Milk Shakeku datang juga.

" I'm still starving " Blackforrest dan semangkuk sup tidak cukup mengganjal perutku. Tidak lama kemudian , makanan yang kami pesan terhidang satu demi satu diatas meja kami *akhirnya*. Disebelahku duduk Cak San, sesama warga Gresik diclan Soedaja. Dan malam itu, kami sama sama jadi sorotan. Jadi sorotan karena kami makan paling banyak, wakakaka... Saat yang lain sudah selesai, Cak San masih sibuk 'membersihkan' kepala dan tulang Gurame Goreng. Dan aku, dituntut harus menghabiskan beberapa potong ayam Saos Inggris yang masih tersisa. Tidaaaaak... ini penyiksaan namanya.

Lha, tadi siapa yang kelaparan ?

Menutup acara malam itu, Pak Totot dan Cak san menyumbangkan suara emasnya *lebay* untuk memeriahkan suasana. Oya, mami juga sempet nyanyi dipertengahan acara. Serasa resto milik sendiri, hehehe...

Photobucket

Photobucket
Mantu Vs Mertua

Photobucket

Kami meninggalkan lokasi sekitar pukul 22.00, aku terkapar dikursi belakang Panther. Rasanya mau muntah, karena banyak ayam Saos Inggris yang kumakan. Belum lagi dua potong Black Forrest, setengah piring cah kangkung, semangkuk sup, dan segelas milk shake rasa coklat.

Pulangnya, kami melewati Batu Nite Spectakuler yang lagi happening di Batu. Sayang malam sudah larut dan kami sudah di selimuti hawa ngantuk yang bergelayut dipundak. Next time ya, cateeeet !!!